Kalo kamu ngliat ke atas terus, kamu ngga akan pernah bisa bersyukur atas apa yang kamu punya sekarang. #astaghfirullah #tepokjidat
Selasa, 11 Februari 2014
Menyeberang jalan
Beginilah kalau orang desa hidup di kota, takut menyeberang jalan. Sebenarnya hal ini bisa dimaklumi karena di desa kamu tidak akan menemukan kendaraan sebanyak ini di jalan raya *alibi :p.
Bayangkan saja, mobil dan motor berseliweran tanpa jeda. Kau harus memperhitungkan jarak dan waktu yang pas untuk menyeberang. Meleset sedikit saja, kau pasti sudah berada ditengah lautan kendaraan *lebay XD
Intinya, saya takut menyeberang jalan sendirian XD
Minggu, 17 November 2013
hanya saja kita akan menapaki jalan yang berbeda dengan mereka, sekalipun itu teman baik kita
kita hanya harus bertanggung jawab atas jalan yang telah kita pilih, sekalipun jalan kita berkelok, berkerikil tajam, bahkan naik turun
yakinlah dengan pilihan yang telah kita ambil
pasti suatu saat nanti kita akan sampi ke tempat yang kita tuju
Senin, 13 Mei 2013
OGB untuk Masyarakat Indonesia
Apa sih Obat Generik Berlogo (OGB) itu? Obat Generik Berlogo adalah obat paten yang telah habis masa hak patennya-di Indonesia masa patennya selama 20 tahun-dan diproduksi oleh perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada 1989 dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi masyarakat, yang dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup.
backlink : www.dexa-medica.com
Selasa, 02 April 2013
The Boy Sherlock Holmes, Vanishing Girl
Label: Resensi Novel di 11.12
Minggu, 31 Maret 2013
Percy Jackson&The Olympians, The Last Olympian
Label: Resensi Novel di 08.05
Kamis, 28 Maret 2013
Surat Dahlan
Label: Resensi Novel di 13.52
Cinta Kamu, Aku
Label: Resensi Novel di 13.46
Jumlah hal : 304 hal
Senin, 04 Februari 2013
Resensi Novel 2
Label: Resensi Novel di 10.08
Novel ini mengisahkan tentang kehidupan Gusni. Gusni yang berbeda dari anggota keluarganya. Gusni yang harus berjuang untuk tetap bertahan hidup. Gusni yang mati-matian berusaha mewujudkan cita-citanya yang sederhana, yang ingin membahagiakan orang tuanya walau jalan yang di tempuhnya tak pernah mudah, bahkan ia rela mempertaruhkan hidup matinya.
Sabtu, 05 Januari 2013
Novel ibuk,
Label: Resensi Novel di 09.38
Minggu, 02 Desember 2012
Yes, You Can!
Penulis : OllieCetakan I : Agustus 2012
Halaman : 212 hal
penerbit : Penerbit Noura Books ( PT Mizan Mustika)
Wah, ini buku langsung bisa buat saya jatuh cinta :)
Biasanya kalo baca buku langsung pengen selesai, yang ini nih sayang banget mo nyelesaiinnya. Banyak hal-hal yang positif dan menarik dan terkadang malah hal sederhana yang bisa membuat kita lebih bersemangat lagi, bermimpi lagi, dan kadang membuat saya semakin nyaman karena sering pergi kemana-mana sendiri. Jadi seolah dapat pembenaran, bahwa dengan saya kemana-mana sendiri itu berarti saya mandiri, dan saya tentunya bisa lebih menikmati perjalanan saya.
Karena bahasanya yang tidak menggurui, saya seperti mendapat tamparan-tamparan saat membaca per judulnya. Bukan tamparan yang membuat saya marah atau sakit hati, tapi lebih kepada tamparan yang menyadarkan, bahwa saya bisa melakukan apa saja, saya bisa bermimpi apa saja dan saya bisa mewujudkannya.
Buku ini terdiri atas 3 bagian utama (Learning from Self,Love People, Love Life), yang tiap bagian terdiri atas judul-judul lagi. Buku ini bercerita tentang pengalaman dari mbak Ollie sendiri, baik dari pengalaman pribadi maupun bertemu dengan banyak orang. Yah, pokoknya buku ini recomended banget, terutama buat anak-anak muda :)
Rabu, 28 November 2012
Buah Kersen/Talok
Yak, adakah dari kalian yang tidak tahu buah ini?
Kalau di daerah saya, buah ini disebut buah talok, tapi ada juga yang menyebutnya buah kersen-di dearah lain. Belum lama ini, dibelakang rumah saya tumbuhlah pohon talok (milik tetangga). nah, karena banyaknya buah yang muncul, yang warnanya merah dan rasanya yang manis, setiap hari saya selalu absen untuk memetiknya. Beberapa lama kemudian (tanpa sengaja) saya mulai mengamati buah ini. Ternyata oh ternyata, buah ini disukai oleh semua kalangan, mulai dari yang masih TK, SD (ponakan saya sendiri), remaja, dewasa, ibu-ibu, sampai yang sudah beranjak tua pun suka memakan buah ini. Selain itu, saya amat-amati setiap hari buah ini selalu ada yang matang, tak hanya sedikit, bahkan rata-rata buah yang matang konstan dari hari ke hari (ga sempet ngitung sih, cuma kira-kira aja, berdasar pengalaman pribadi :D ). Menurutku buah ini matang karena kena sinar matahari, soalnya tiap sore tiba, pasti buah-buahnya sudah matang, dan kalau mendung, yang matang ga sebanyak saat hari cerah merona #halah
Dan usut punya usut, dari penelitian yang dilakukan oleh Nugrahini Dwi dan Maya Istikhomah mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Fakultas MIPA UNY kandungan gizinya buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain misalnya mangga. Kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan pada buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 mg.
“Di Indonesia secara tradisional buah kersen digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat,” ungkapnya seraya menambahkan, rebusan daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik.
Wah ternyata ga rugi makan buah ini tiap hari :p
sumber : http://indonesiaindonesia.com/f/106571-khasiat-buah-kersen/
Pukat
Label: Resensi Novel di 09.40
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Tahun terbit : Oktober 2011
Tebal halaman : vi+351 hal
Buku ke-3 dari serial anak mamak in bercerita tentang kehidupan masa kecil Pukat, anak ke-2 dari mamak Nur. Kehidupan Pukat yang masih duduk di kelas 5 diceritakan dengan sangat menarik. Pukat yang disebut sebagai anak yang pintar di keluarga ini memang selalu dianggap paling pintar baik di kelas maupun di masyarakat. di kelas, ia selalu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Pak Bin, sedang diluar sekolah pun sejatinya ia memang anak yang pintar. Ini terlihat pada saat ia berusaha menangkap perampok kereta yang ia tumpangi, dimana perampokan itu dilakukan dengan profesional. Selain itu, ia selalu bermain teka-teki dengan Wak Yati, ini bukan teka-teki biasa, tapi teka-teki yang mengandung arti yang dalam, yang butuh pemikiran, hingga pada akhirnya ia mendapat teka-teki yang bertahun-tahun sulit ia pecahkan. Namun tentu saja ia dapat memecahkan teka-taki tersebut walaupun wak yati sudah meninggal.
Hal yang membuat saya senyum-senyum sendiri saat membaca buku ini adalah saat membaca tentang cinta monyet Raju. Betapa dahsyatnya cinta, hingga membuat Raju yang suka bolos sekolah jadi rajin sekali untuk sekolah :D
Helain itu, buku ini juga menceritakan prosesi membuka hutan untuk dijadikan ladang pertanian. hal yang biasa dilakukan orang-orang di kalimantan/pun sumatra. Tentu saja, prosesi membuka lahan ini diwarnai dengan kenakalan Pukat juga Burlian.
Kisah yang sangat menarik dan sarat akan pengetahuan. Buku ini saling melengkapi dengan buku Burlian dan Eliana. Masih dengan bahasa khas yang digunakan bang Tere, buku ini sangat "mengundang" untuk dibaca.
Rabu, 17 Oktober 2012
5 cm
Label: Resensi Novel di 16.45
Setelah 3 bulan, mereka berjumpa di Stasiun Senen untuk melakukan perjalanan ke Mahameru dengan menggunakan kereta ekonomi selama 1 hari 1 malam. banyak kejadian yang menjadikan mereka mengubah hal-hal yang pernah mereka yakini menjadi lebih baik lagi saat perjalanan ke Mahameru. dan lebih banyak pemahaman yang mereka dapat bagi masing-masing individu. Perjalanan yang berat, dengan berbagai rintangan dan cobaan, membuat mereka lebih berani, lebih baik, lebih "melek" dengan kehidupan masing-masing. hal yang mereka yakini bahwa Tuhan selalu memberikan pilihan manusia, hidup manusia itu tergantung apa yang dipilih dan pemikirannya, dan bahwa ketika kita punya mimpi, kita harus meyakininya, menggantungnya 5cm di depan kening kita kemudian yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya.
Novel ini diceritakan dengan bahasa yang ringan, sehingga kita seolah-olah bisa merasakan, dan melihat apa yang sedang dialami tokoh-tokoh dalam cerita ini, terutama saat mereka berada di Mahameru, kita bisa membayangkan betapa indahnya Mahameru dari bahasa yang digunakan. Banyak sekali pelajaran di dalam novel ini, mulai dari Socrates, Plato, Albert Einstein, KAhlil Gibran, Alfred Nobel, Nabi Muhammad SAW, dan masih banyak lagi. Selain itu banyak lirik lagu asing di dalamnya yang bisa menambah perbandaharaan kita. Novel ini bisa menggugah perasaan, pemahaman dan pemikiran saat dibaca. Jadi, novel ini sangat direkomendasikan untuk dibaca :)
Penulis : Donny Dhirgantoro
Penerbit :Gramedia
Jumlah hal : 381 halaman
Tahun terbit : 2012
Minggu, 26 Agustus 2012
Kultwit #KhulafaurRasyidin by kak @oki_setiana
Sabtu, 25 Agustus 2012
Resensi Negeri Para Bedebah
Label: Resensi Novel di 11.10

Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia
Tahun Terbit : Juli 2012
Jumlah Halaman : 440 hlm
Tommy, seorang konsultan keuangan profesional yang sangat terkenal, terlibat dalam kasus pelarian seorang tersangka kelas kakap yang tak lain adalah pamannya sendiri terkait dengan penutupan Bank Semesta milik pamannya. Banyak kejadian yang dialami Tommy dalam usahanya menyelamatkan Bank Semesta, kejadian yang berada diluar nalar orang-orang biasa, kejadian yang hanya mampu dilakukan oleh orang-orang yang beruang dan memiliki kekuasaan saja.
Selama 2 hari, Tommy berusaha mati-matian untuk menyelamatkan Bank Semesta dari penutupan. Dibantu oleh Maggy, sekretaris nya serta Julia, wartawan salah satu surat kabar, mereka melakukan berbagai usaha penyelamatan Bank Semesta. Tentu saja usaha yang mereka lakukan tidak berjalan mulus, karena mereka dihadang oleh musuh masa lalu Tommy yang sampai sekarang masih berambisi untuk menghancurkan keluarganya.
Novel ini menceritakan tentang perputaran uang dunia yang begitu rumit, juga tentang betapa mengerikan dampak yang bisa ditimbulkan dari penggunaan kekuasaan yang dimiliki olah orang-orang yang beruang. Diceritakan dengan bahasa yang mudah dipahami, cerita di dalam novel ini begitu menarik. Kita akan memiliki bayangan bagaimana seorang tahanan kelas kakap bisa berjalan kemana-mana, seperti yang sering terjadi di negara kita. Semua itu, tak lain dan tak bukan karena 'kesaktian' yang dimiliki ola lembaran-lembaran uang. Akan tetapi, satu hal yang disesalkan, akhir dari cerita ini masih menggantung menurut saya. Karena masih ada satu saingan bisnis yang belum 'diatasi' oleh Tommy. Diluar kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, novel ini tetap menark untuk dibaca.
Jumat, 06 Juli 2012
Resensi Novel Eliana
Label: Resensi Novel di 12.56
Resensi Novel Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah
Label: Resensi Novel di 12.55
Penulis : Tere Liye
Jumlah Halaman : 512 halaman
Tahun Terbit : Januari, 2012
"Kau tidak seharusnya mengantarkan Mei pulang."












